6 Kuliner Jalur Pantai Selatan Yang Wajib Anda Coba Saat Ada Sedang Mudik

6 Kuliner Jalur Pantai Selatan Yang Wajib Anda Coba Saat Ada Sedang Mudik

6 Kuliner Jalur Pantai Selatan Yang Wajib Anda Coba Saat Ada Sedang Mudik

Jalur pantai selatan merupakan keliru satu dari tiga jalur yang membelah Pulau Jawa dan kerap digunakan oleh para pemudik atau pejalan yang laksanakan road trip. Saat ini jalur alternatif tersebut telah berkembang bersama dengan pesat, lho. Bukan cuma kualitas jalur raya dan layanan umum yang jadi baik, tetapi kuliner jalur pantai selatan juga tidak boleh anda lewatkan.
Pasang Bola
Jika anda laksanakan mudik atau road trip dari anggota barat Jawa ke timur, tentu perjalanannya cukup panjang dan melelahkan. Solusinya, anda perlu mampir untuk mengistirahatkan badan dan menyegarkan pikiran. Kalau anda kebetulan melalui tempat kuliner jalur pantai selatan berikut, mengapa tidak mampir untuk mencicipi?

1. Angeun Lada, Pandeglang

Dari penampakannya, mungkin anda bakal berpikir kalau masakan khas Banten Selatan ini pedas. Tapi ternyata sesudah anda mengaduk kuahnya, rasa gurihnya lebih mendominasi. Selain itu, tersedia aroma daun walang yang benar-benar kuat – dan inilah yang menjadi ciri khas dari ‘gulai’ daging tersebut.

Resep asli Angeun Lada mengfungsikan daging kerbau atau jeroan sapi, tetapi waktu ini lebih dari satu tempat tinggal makan merasa memodifikasi resepnya. Ada yang mengfungsikan ikan, atau mengombinasikan bersama dengan sayuran layaknya rebung. Buka puasa bersama dengan nasi panas plus Angeun Lada tentu bakal memunculkan seleramu.

Lokasi: Rumah Makan Emak Yayah Jalan Raya Serang – Pandeglang (dekat SPBU Cadasari).
Rumah Makan Cep Udin, Jalan Raya Serang – Pandeglang (dekat Kantor Kementerian Agama).
Jam buka: Setiap hari, 6.00 sampai 22.30

2. Sekoteng Singapore, Sukabumi

Melanjutkan perjalanan sesudah berbuka puasa bersama dengan Angeun Lada, mungkin anda bakal tiba di Sukabumi kurang lebih sedang malam. Kamu mampu segera menuju Jalan Ahmad Yani untuk menemukan gerobak Sekoteng Singapore. Kelezatan sekoteng ini telah benar-benar kondang sampai lebih dari satu penjual ‘hijrah’ dan pilih berjualan di Bandung.

Kuliner jalur pantai selatan ini memuat biji delima, jali-jali, potongan roti tawar, kacang hijau, dan potongan tangkwe (manisan dari buah labu air). Lalu disiram kuah jahe dan susu kental manis, plus ditaburi toping biskuit jahe yang mengakibatkan sekoteng ini unik. Pas banget untuk menghangatkan badan!

Lokasi: Jalan Ahmad Yani No. 293 (dekat Jazz Family Karaoke plus Hotel).
Jam Buka: Setiap hari, merasa 16.00 sampai 1.00
Harga: 10,000 IDR per mangkok

3. Nasi Bancakan, Bandung

Nasi Bancakan ini awalnya dirancang untuk kalangan menengah ke bawah, bersama dengan harapan para pengunjung mampu pilih menu sendiri dan sesuaikan bersama dengan anggaran yang mereka punya. Akan tetapi, lama kelamaan tempat tinggal makan yang mengusung rancangan Nasi Bancakan kerap didatangi oleh keluarga. Dengan demikian, penataan tempat tinggal makan jadi bagus dan masakannya pun lebih higienis.

Nasi Bancakan sedia kan menu khas Sunda, layaknya nasi liwet, pesmol ikan mas, beleum peda, ayam goreng, pepes, semur jengkol, ikan gurame, aneka sate, dan tetap banyak lagi. Untuk kudapan atau takjil sepanjang bulan Ramadan, tersedia kue balok, es goyobod, rujak, es lilin, dan memahami gejrot. Berhubung sistemnya adalah self service, jangan sampai kalap kalau membuka puasa di sini ya!

Lokasi: Jl. Trunojoyo No.62, Citarum.
Jam Buka: Setiap hari, mula 10.00 sampai 22.00
Harga: Mulai dari 20,000 IDR per orang (tergantung pilihan lauk dan sayur)

4. Nasi Cikur, Tasikmalaya

Melewati Tasikmalaya, jangan sampai kelewatan menikmati kuliner jalur pantai selatan satu ini. Cikur yang bermakna kencur didalam bahasa Sunda, digunakan untuk membumbui ‘nasi goreng’ khas Tasikmalaya. Aroma nasi pun menjadi lebih harum, bersama dengan rasa yang jadi sedap.

Nasi cikur dihidangkan bersama dengan berbagai ragam lauk layaknya telur dadar, sayuran yang dimasak semur (misalnya jengkol), suwiran daging ayam, memahami goreng, serundeng, acar wortel, dan keripik tempe. Kalau anda beruntung, anda bakal menemukan cumi asin pedas yang ditumis bersama dengan cabai hijau. Selain itu, di lebih dari satu tempat tinggal makan dihidangkan sambal goang yang pedasnya menyengat sebagai pelengkap nasi cikur. Berbuka jadi nikmat, awas kekenyangan!

Lokasi: Nasi Cikur Teh Rena, Jl. Panyerutan, Kec. Cihideung, Tasikmalaya.
Jam Buka: Setiap hari, merasa 5.00 sampai 11.00
Harga: Mulai dari 10,000 IDR per porsi (belum juga lauk)

5. Sate Maranggi, Purwakarta

Kuliner jalur pantai selatan ini telah benar-benar kondang di kalangan pecinta kuliner. Tapi kalau anda melalui Purwakarta, anda perlu coba Sate Maranggi yang asli dan otentik. Umumnya, Sate Maranggi mengfungsikan daging sapi yang telah direndam rempah layaknya jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit, dan sedikit cuka. Terkadang tersedia juga tempat tinggal makan yang sedia kan Sate Maranggi daging kambing.

Proses masak Sate Maranggi mengakibatkan penyajian Sate Maranggi tidak lagi mengfungsikan bumbu kacang; melainkan bersama dengan sambal cabai rawit plus potongan tomat segar yang merekah. Kira-kira, berapa tusuk sate yang mampu anda konsumsi?

Lokasi: Sate Maranggi Haji Yetty, Jl. Raya Cibungur, Purwakarta.
Jam Buka: Setiap hari, merasa 7.00 sampai 21.00
Harga: 5,000 IDR per tusuk sate

6. Rempeyek Yutuk, Cilacap

Oke, kali ini anda perlu camilan untuk anda makan sembari melanjutkan perjalanan. Coba rempeyek yutuk ini, deh. Yutuk, atau yang mungkin anda kenal sebagai undur-undur laut, adalah seafood kecil sebangsa kepiting atau udang. Rasanya gurih dan renyah, cocok untuk obat anti ngantuk.

Yutuk cuma mampu ditemui di kurang lebih wilayah pantai Cilacap sampai Kebumen, sehingga anda mampu membelinya di toko oleh-oleh atau di tepi jalan. Jangan lupa untuk belanja camilan khas Cilacap lainnya, layaknya lanting dan templeng. Bisa menjadi buah tangan untuk orang rumah, nih.

Lokasi: Sepanjang pantai pesisir selatan Cilacap.
Harga: Mulai dari 1,000 IDR per buah

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *